Kulit Ikan Nila Ampuh untuk Sembuhkan Luka Bakar

By | November 17, 2018

Beberapa orang membuang kulit ikan ketika ingin memakannya, misalnya kulit nila. Padahal, bagian itu sangat bermanfaat, lho. Kulit ikan ini bahkan dapat membantu menyembuhkan luka bakar pada kulit binatang yang tebal. Misalnya, untuk membantu beberapa hewan yang terluka oleh kebakaran hutan.

Kulit hewan telah lama digunakan dalam pengobatan luka bakar, terutama luka bakar parah, yaitu luka bakar tingkat kedua atau ketiga. Perawatan luka bakar dengan kulit binatang banyak dilakukan di negara maju.

Biasanya, dokter menggunakan jaringan kulit manusia, kulit babi, atau kulit buatan. Karena jika Anda menggunakan kain kasa, itu harus sering diganti dan biasanya terasa menyakitkan. Namun di Brasil, bahannya sulit ditemukan.

Kulit binatang dapat membuat bagian yang terbakar tetap lembab. Selain itu, kulit dapat menyalurkan konten kolagen. Kolagen adalah protein yang dapat membantu pertumbuhan jaringan di kulit.

Dokter di Brasil mencoba menyembuhkan luka bakar dengan kulit nila. Nila adalah ikan yang hidup di air tawar. Ikan ini biasanya dibiakkan di Brasil sehingga jumlahnya sangat besar.

Menurut para ilmuwan di Brasil, kulit nila memiliki kelembaban, tingkat kolagen yang sama, dan tahan terhadap penyakit seperti kulit manusia. Penggunaan kulit indigo dapat mengurangi jumlah penggunaan obat pada pasien luka bakar.

Sebelum digunakan, kulit nila terlebih dahulu dibersihkan dan didinginkan. Ini agar kuman hilang dan tidak berbau amis. Tidak hanya manusia, kulit nila dapat menyembuhkan hewan seperti kulit beruang yang dibungkus kulit nila seperti yang dinyatakan oleh Departemen Ikan dan Margasatwa California.

Ketika kebakaran hutan dan lahan di California pada awal 2018, ada sejumlah hewan yang terluka. Sepasang beruang hitam dan bayi singa gunung terbakar dengan parah. Dokter hewan yang menanganinya kemudian mengingat kemanjuran kulit nila.

Akhirnya, untuk pertama kalinya, kulit nila digunakan sebagai pembalut luka bakar pada hewan. Kemudian, dokter hewan juga menambahkan kertas beras dan kulit jagung untuk membungkus bagian luar.

Semua bantalan luka ini bisa dimakan oleh beruang. Karena itu, jika mereka mencoba memakannya, pencernaannya tidak terganggu. Tampaknya, metode ini berhasil membuat luka bakar hewan lebih cepat sembuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *